Selasa, 19 April 2016

Kesalahan Teknis, Jemaah Umrah DIY Gagal Terbang ke Mekkah

YOGYAKARTA – Puluhan orang dirugikan salah satu biro travel umrah. Mereka dijanjikan berangkat ke Tanah Suci Mekkah pada Desember 2015, tetapi hingga bulan Maret 2016 ini belum diberangkatkan.
Para jemaah meminta uang mulai dari Rp22 juta hingga Rp24 untuk dikembalikan. Jika tidak, mereka akan memproses hukum pihak biro travel tersebut.

“Kami berharap diselesaikan baik-baik. Jika tidak diberangkatkan, ya uang dikembalikan,” kata salah satu korban yang tak ingin ditulis namanya, Selasa 22 Maret 2016.

Menurutnya, ada sekira 60 jemaah. Mereka sudah melakukan mediasi dengan pihak travel, sebagian ada yang mengadu ke polisi. Namun, laporan dicabut karena ada penyelesaian kekeluargaan.

“Sebenarnya tidak nyaman saja kalau kita diberangkatkan ke tanah suci (Mekkah). Ini travel sudah tidak tepat janji,” ujarnya.

Pihak travel dari Jannatul Jannah menepis tudingan menipu jemaah umrah. Namun, mereka beralasan karena ada kesalahan teknis sehingga ada penundaan pemberangkatan.

“Memang ada kesalahan saat akan berangkat pada 28 Desember 2015,” kata manager biro rravel umroh/haji tersebut, Hudatullah.

Saat itu, ia mengungkapkan, traffic-nya sangat tinggi. Begitu juga dengan visa belum sepenuhnua beres sehingga menjadi masalah. “Tiket sudah di tangan, tetapi hangus,” urainya.

Pihaknya juga akan mengembalikan uang penuh kepada jemaah jika ingin membatalkan perjalanan umrah. Dia mengaku tidak ada potongan premi uang yang diserahkan kepada pihak travel.

“Tidak ada niat kami menipu. Memang kesalahan teknis sehingga ada penundaan pemberangkatan,” katanya.
Pihaknya pun sudah melakukan mediasi dengan jamaah. Rencananya, bulan April 2016 jemaah akan segera diterbangkan ke Mekkah.

“Bulan April nanti kita berangkatkan jemaah, masalah ini sudah selesai, kemarin kita sudah mediasi,” ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar